# Panduan Penulisan Artikel Ilmiah — Pedoman UM 2017 (Bab 3)

Dokumen acuan penulisan dan audit naskah artikel ilmiah yang diringkas dari skripsi, tesis, atau disertasi untuk keperluan publikasi berkala ilmiah (jurnal), sebagai syarat wajib kelulusan mahasiswa Universitas Negeri Malang.

---

## 1. Karakteristik & Ketentuan Umum

- **Sumber Naskah:** Disarikan dari hasil penelitian skripsi (S1), tesis (S2), atau disertasi (S3).
- **Format Tulisan:** Menggunakan struktur esai ilmiah mengalir (IMRAD: *Introduction, Method, Results, and Discussion*) **tanpa penomoran bab/subbab numerik** (tidak memakai BAB I, 1.1, A., 1., dsb.).
- **Panjang Naskah:** 15–20 halaman kertas A4 kuarto, spasi 1,5, font Times New Roman 12pt (setara dengan 5.000 – 7.000 kata).
- **Karakter Bahasa:** Lugas, objektif, padat informasi, ragam ilmiah formal tanpa kata ganti persona ("peneliti", "penulis", "saya").

---

## 2. Anatomi & Struktur Artikel Hasil Penelitian

### A. Judul Artikel
- Ditulis singkat, padat, dan informatif (idealnya **maksimal 15 kata** dalam bahasa Indonesia atau 12 kata dalam bahasa Inggris).
- Mencerminkan masalah esensial, variabel penelitian, atau produk/temuan pokok.
- Huruf kapital di setiap awal kata (*Title Case*), rata tengah, cetak tebal.
- Hindari kata klise yang tidak perlu seperti: *"Studi tentang...", "Analisis Pengaruh...", "Penelitian Mengenai..."*.

### B. Baris Kepemilikan (Byline) & Afiliasi
- **Nama Penulis:** Nama mahasiswa ditulis bersama dosen pembimbing (tanpa gelar akademik).
- **Afiliasi Lembaga:** Nama Program Studi, Jurusan, Fakultas, dan Universitas Negeri Malang.
- **Alamat Korespondensi:** E-mail aktif penulis pertama / penulis korespondensi diletakkan pada catatan kaki atau di bawah afiliasi.

### C. Abstrak & Kata Kunci (Dua Bahasa)
1. **Ketentuan Abstrak:**
   - Ditulis dalam 2 bahasa: **Bahasa Indonesia** dan **Bahasa Inggris**.
   - Terdiri atas **1 paragraf tunggal** dengan panjang **100 – 150 kata**.
   - Spasi tunggal (1.0).
   - Memuat 4 pilar ringkas:
     1. Masalah utama & tujuan penelitian (1–2 kalimat).
     2. Metode ringkas: rancangan, subjek/sampel, instrumen, dan teknik analisis (2–3 kalimat).
     3. Temuan utama yang paling krusial / signifikan (2–3 kalimat).
     4. Simpulan utama & implikasi saintifik (1–2 kalimat).
   - Dilarang memuat kutipan rujukan (sitasi), rumus matematika, atau singkatan yang tidak lazim.
2. **Kata Kunci (Keywords):**
   - 3 sampai 5 kata atau frasa spesifik.
   - Dipisahkan dengan tanda titik koma (;) atau koma (,).
   - Mencerminkan konsep inti naskah yang mudah diindeks oleh mesin pencari ilmiah.

---

## 3. Batang Tubuh Artikel

### 1. PENDAHULUAN (Introduction)
- Ditulis tanpa judul subbab pengantar.
- Proporsi panjang: **sekitar 15–20% dari total panjang naskah**.
- Alur narasi wajib:
  1. *Latar Belakang & Urgensi:* Permasalahan nyata yang didukung telaah kritis pustaka mutakhir.
  2. *State-of-the-Art & Gap Penelitian:* Posisi penelitian di antara perkembangan IPTEK terkini dan celah yang belum terjawab.
  3. *Landasan Teori Pokok:* Konsep esensial yang menjadi pijakan hipotesis/kerangka berpikir (terintegrasi dalam narasi, bukan bab teori tersendiri).
  4. *Tujuan Penelitian:* Pernyataan lugas tentang apa yang ingin dicapai/dijawab.

### 2. METODE (Method)
- Proporsi panjang: **sekitar 10–15% dari total panjang naskah**.
- Berisi paparan operasional (bukan teori buku metodologi):
  - Rancangan/desain penelitian yang digunakan secara nyata.
  - Populasi, teknik sampling, dan profil subjek/sampel (atau informan dan konteks kasus).
  - Instrumen pengumpul data beserta bukti validitas & reliabilitasnya.
  - Prosedur pengumpulan data dan langkah analisis data operasional.

### 3. HASIL (Results)
- Proporsi panjang: **sekitar 20–25% dari total panjang naskah**.
- Prinsip penyajian:
  - Hanya menyajikan **hasil bersih / temuan bermakna** yang menjawab rumusan masalah.
  - Rumus perhitungan mentah, data kasar, atau output software statistik lengkap tidak boleh masuk batang tubuh.
  - Sajikan dalam bentuk tabel ringkas atau grafik yang efektif, disertai narasi pemaknaan angka.
  - Tabel dan gambar harus dirujuk dalam teks narasi sebelum posisinya muncul.

### 4. PEMBAHASAN (Discussion) — Bagian Paling Kritis!
- Proporsi panjang: **minimal 30–35% dari total panjang naskah**.
- Syarat mutlak pembahasan artikel:
  - **Bukan mengulang angka hasil!** Pembahasan adalah interpretasi ilmiah: *mengapa* hasilnya demikian?
  - Mengaitkan temuan dengan teori yang relevan (apakah memperkuat, membantah, atau memodifikasi teori?).
  - Membandingkan temuan dengan hasil-hasil penelitian mutakhir dari jurnal bereputasi 5–10 tahun terakhir.
  - Menjelaskan implikasi temuan bagi keilmuan maupun aplikasi praktis.
  - Menyebutkan keterbatasan penelitian secara objektif.

### 5. SIMPULAN (Conclusion)
- Ditulis dalam 1–2 alinea narasi (❌ dilarang menggunakan butir angka/poin penomoran).
- Menjawab tujuan penelitian secara tuntas berdasarkan temuan dan pembahasan.
- Menegaskan kontribusi nyata penelitian terhadap khazanah keilmuan.
- Dapat memuat saran tindak lanjut secara ringkas.

### 6. DAFTAR RUJUKAN (References)
- Menggunakan sistem nama-tahun sesuai Bab 5 Pedoman UM 2017.
- **Standar Mutu Rujukan Artikel Jurnal:**
  - Minimal **80% rujukan bersumber dari artikel jurnal ilmiah** (primer).
  - Minimal **80% rujukan terbit dalam 10 tahun terakhir** (mutakhir).
  - Seluruh rujukan dalam teks wajib tercantum di daftar rujukan, dan sebaliknya tidak boleh ada rujukan "siluman".
